Home » » Indahnya Arti Doa Iftitah dalam Shalat

Indahnya Arti Doa Iftitah dalam Shalat

Written By Planet Pengetahuan on Jumat, 16 November 2012 | 11/16/2012 11:13:00 PM

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selamat malam teman-teman semua. Sekarang hari Jumat tanggal 16 November 2012 jam dinding kamarku menunjukkan pukul 23.00 WIB. Mungkin sebagian dari kalian sudah tertidur lelap ya?
Di tengah rasa lelah yang sebenarnya sudah aku rasakan malam ini karena tadi sepulang kuliah kehujanan, entah kenapa aku teringat akan sesuatu hal yang sebenarnya sepele namun bisa berdampak sangat besar dalam kita mengerjakan shalat. Apakah itu?

Yaitu Shalat Khusyuk. Aku ingin sekali bisa merasakan hal ini. Mungkin belakangan aku tak bisa begitu khusyuk dalam shalat karena lupa akan arti masing-masing doa yang aku ucapkan. Memang terdengar sangat bodoh memang. Namun aku sendiri menyadari akan hinanya diriku. :(

Karena itulah, untuk menyempurnakan shalat dan merasakan shalat yang khusyuk aku rasa mengerti dan hafal akan arti masing-masing bahkan kata demi kata dalam tiap nada doa yang kita ucapkan itu sangat sangat sangat penting. Tak hanya hafal doanya saja namun maknanya agar kita bisa lebih enjiwai dan benar-banar paham akan indahnya makna dari setiap doa yang kita ucapkan dalam shalat. 

Sejujurnya, jika kita mau belajar lagi, semua hal yang kita ucapkan seusai shalat sudah kita ucapkan dalam doa-doa sewaktu kita shalat. Bukankah itu hal yang sangat indah teman-teman? Untuk itu malam ini, sedikit meninggalkan duniawi, aku ingin kita bersama sama memahami kata demi kata arti dalam doa pembuka shalat yakni Doa Iftitah.

Bacaan Doa iftitah – Jika kita melakukan sholat fardu maupun shalat sunnah, setelah takbiratul ikhram maka kita membaca doa, doa tersebut adalah doa iftitah. Dengan kata lain doa iftitah ialah doa yang dibaca pertama kali setelah takbiratul ikhram di rakaat pertama didalam shalat.

Bacaan doa iftitah yang dibaca oleh Rasulullah Saw bermacam-macam, dalam doa iftitah Nabi Saw mengucapkan pujian, sanjungan, dan kelimat keagungan untuk Allah. Doa iftitah dipaerintahkan oleh Rasulullah sebagaimana dalam hadits :

“Tidak sempurna shalat seseorang sebelum dia bertakbir, memuji Allah ‘azza wa jalla, menyanjungnya, dan membaca ayat-ayat Al-Quran yang dihafalnya…”. (H.R Abu dawud dan Hakim)

Dan dibawah ini merupakan bacaan doa iftitah secara umum, yang sering dibaca oleh mayoritas orang muslim.

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. أِنِّ وَجَّهْةُ وَجْهِيَ ِللذِيْ فَطَرَالسَّمَوَاتِ وَاْلآَرْضَ حَنِيِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمْحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allahu Akbaru kabira walhamdu lillahi kathira wasubhanallahhi bukratau waasila. Inni Wajjahtu wajhia lillazi fataras sama wati wal ardha hanifam muslimaw wama ana minal musyrikin. Inna solati wanusuki wamahyaya wammamati lillahi rabbil’alamin. La syarikalahu wabiza lika umirtu wa ana minal muslimin.

Do'a Iftitah Serta Arti/tejemahan secara keseluruhan do'a :
“Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan memberi keselamatan dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin.”

Do'a Iftitah Serta Arti/tejemahan secara perkata/kalimat :
Allaahu akbar kabiiraa......(Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya)
walhamdu lillaahi katsiiraa......(segala puji bagi-Nya)
wasubhaanallaahi......(dan Maha Suci Allah)
bukrataw wa ashiilaa......(sepanjang pagi dan sore)
Innii wajjahtu......(Kuhadapkan muka)
wajhiya......(hatiku)
lilladzii......(kepada Dzat)
fatharassamaawaati......(yang menciptakan langit)
wal ardha......(dan bumi)
haniifam......(dengan keadaan lurus)
muslimaw......(dan memberi keselamatan)
wa maa ana minal musyrikiin......(dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin)
Inna shalaatii......(Sesungguhnya shalatku)
wa nusukii......(ibadatku)
wa mahyaaya......(hidupku)
wa mamaatii......(dan matiku)
lillaahi rabbil’aalamiin......(semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam) 
Laa syariikalahu......(Tidak ada sekutu bagi-Nya)
wa bi dzaalika umirtu......(dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya)
wa ana minal muslimiin......(Dan aku dari golongan orang muslimin)

Nah untuk itu malam ini, aku ingin benar-benar mengerti dan menjiwai hingga ke akar-akarnya dulu tentang arti doa yang satu ini. Jadi jangan pernah kita asal saja dalam mengucapkannya dalam shalat padahal jika kita ketahui bahwa doa Iftitah memiliki arti yang sangat dalam. Untuk malam ini, marilah bersama -sama kita mendalami satu doa ini dulu dan memahaminya hingga ke dalam hati kita, agar ketika kita shalat dan membaca doa ini, kita bisa benar-benar mengerti akan keindahan doa Iftitah.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Bagikan Artikel Ini :

4 komentar:

  1. Kunjugan Rutin Sobb...

    #Jangan Lupa Kunjungan Baliknya...

    BalasHapus
  2. Makasih banyak ya buat tulisannya :D

    BalasHapus
  3. Masya Allah Terima kasih ya ...
    Indah sekali

    BalasHapus

Ayo budayakan berkomentar demi kemajuan blog ini. Komentar Anda akan sangat bermanfaat bagi Planet Pengetahuan. Terima Kasih.

Entri Populer

 
Support : Planet Pengetahuan | ADRPro | Planet Pengetahuan
Copyright © 2013. PLANET PENGETAHUAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Planet Pengetahuan
Proudly powered by Blogger